Memuat Berita...
Memuat Berita...




Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, umat Islam di Indonesia dihadapkan pada perbedaan penentuan awal puasa. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan ini dengan cerdas dan tasamuh. Menurut Haedar, perbedaan awal puasa tidak harus menjadi sumber konflik, melainkan menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketaqwaan dan kemajuan hidup.
Haedar menekankan bahwa puasa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membendung nafsu dan hasrat yang merusak kerekatan sosial. Dengan demikian, puasa menjadi kanopi sosial yang melindungi umat Islam dari hasrat dan amarah yang tidak terkendali. Haedar juga berpesan bahwa puasa Ramadan harus menjadi waktu untuk mencapai kemajuan hidup, baik dalam spiritual, moral, sosial, ekonomi, politik, dan berbagai aspek lainnya.
Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, memprediksi bahwa awal puasa atau 1 Ramadan 1447 H akan berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah. Perbedaan ini disebabkan oleh dua hilal yang dipakai, yaitu hilal global dan hilal lokal. Menurut Thomas, perbedaan kali ini berbeda dengan yang sebelumnya karena beda metode dan kriteria yang digunakan. Haedar Nashir menegaskan bahwa perbedaan awal puasa tidak harus menjadi sumber konflik, melainkan menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketaqwaan dan kemajuan hidup.
Dalam konteks sosial yang lebih luas, umat Islam harus menjadi perekat sosial. Puasa Ramadan melatih umat Islam untuk tahan diri, hatta di saat ada pihak yang mengajak berkonflik atau bertengkar. Dengan demikian, puasa menjadi wahana perbaikan karakter dan kemampuan kaum muslim untuk menjadi umat terbaik. Haedar berpandangan bahwa jika umat muslim terus stagnan, tidak naik kelas menjadi umat terbaik, maka kejayaan, martabat, dan perlombaan demi menciptakan peradaban maju sulit dimenangkan.
Memuat Produk...

Perkembangan teknologi mobile dan gadget telah mengubah cara hidup kita sehari-hari.

Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam yang penting, membentuk kesabaran dan kedisiplinan bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Ramadhan 2026: Membangun Kesadaran Spiritual dan Sosial melalui puasa, silaturahmi, dan berbagi dengan sesama

Harga daging ayam potong di Medan melonjak menjelang Ramadan, mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Pendapatan box office China melampaui Rp2,4 triliun selama musim libur Imlek 2026

Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan awal Ramadan dengan cerdas dan tasamuh.