Newslan.id Merangin. Maraknya perluasan jaringan listrik yang tidak ada izin dan standar prosedur di lapangan membuat Aziz Susanto selaku Manager PLN Ulp Bangko geram, "Seperti ini akan menyusahkan kita untuk kedepan nya" dari segi tiang tidak standar yang mereka dirikan, hanya tiang besi seperti tiang telpon mereka dirikan, dan kapasitas beban trafo sudah tidak memadai, kalau mereka memaksa mendirikan dan menyambung kabel ke jalur trafo tersebut akan overload dan meledak dan di kemudian hari pasti masyarakat banyak yang menyalahkan PLN asal sambung, padahal ini ulah oknum Instalatir, kalau mereka nyambung/conek ke TR trafo tersebut, akan kami putus, ucap Aziz Susanto.
Kasihan pelanggan nya nanti sudah bangun rumah mau memasang kWh meter jelas seperti ini akan kami tolak, karna tidak sesuai dengan prosedur dan kelayakannya, yang seperti sering kami temui ujung-ujungnya rumah pelanggan semangkin hari semakin banyak yang bangun, dan nanti nya akan redup dan kembali di salahkan PLN juga. Sudah saya cek langsung ke lokasi ini berada di belakang hotel bukit indah tepat nya.
Untuk prosedur perluasan jaringan harus kita surve dulu yang benar dari beban kapasitas trafo nya masih mampu atau tidak,dan tiang-tiang nya harus tiang beton agar tertata rapi dan kabel TR nya harus sesuai standar dan besar menurut kapasitas area lokasi tersebut akan ramai di bangun di sana.
Yang seperti ini saya tidak akan tinggal diam, kita sudah susah-susah payah untuk memperbaiki yang mana pekerjaan-pekerjaan mereka yang dulu jangan di lakukan lagi, kalau masih ngeyel saya akan lakukan jalur hukum, karna yang kita urus dan perbaiki ini adalah punya Negara. Pungkas Aziz Susanto.
(Tim)


