Newslan.id Merangin, - Asiknya nonton bareng Film Dokumenter Pesta Babi karya Dandy Dwi Laksono,Yang di putar di sekretariat DPRD KNPI Merangin tadi malam ,Menguak banyak fakta, bahwa negara tengah membuat satu proyek strategis nasional di Papua.
Alur film yang begitu kuat,mengangkat kondisi dan fakta di Papua,apa yang terjadi dengan masyarakat adat di sana,tersajikan dengan sangat epik dan memunculkan beragam persepsi bagi penonton itu sendiri.
Dari ambisi pemerintah untuk program bio diesel,Dan bio etanol,untuk satu tujuan penguatan energi dalam negeri, belum lagi soal pengerahan aparat keamanan di wilayah objek vital proyek strategis nasional di sana, Dan monopoli satu keluarga dalam perusahaan yang di percaya pemerintah untuk bekerja di sana,menjadikan filem pesta babi menjadi sangat menarik,Dari sejumlah tokoh adat memperjuangkan tanah mereka dan bagaimana bentuk kehidupan yang terjadi sana membuat filem menjadi semakin hidup.
Film yang berdurasi lebih dari satu jam, menayangkan beragam situasi,dari program pemerintah yang membuka hutan Papua,Dengan membuka ribuan hutan untuk lahan, perkebunan,persawahan dan peternakan,tentu ada saja hak masyarakat adat yang tercerabut di dalamnya, di tengah gempuran alat berat masyarakat berjuang dengan memasang salib di hutan hutan adat agar tidak di rusak, dan membuat acara adat pesta babi.
Dari pemutaran film yang di gelar dan di hadiri,para aktivis mahasiswa Merangin, aktivis lingkungan,pengiat seni ,forum filem Merangin, dan masyarakat,begitu antusias menonton film pesta babi.
Usai menonton film para aktivis kemudian menggelar diskusi ringan, beragam isu menarik seputar film pesta babi di angkat jadi diskusi yang hangat, dengan di moderatori aktivis Merangin Hengki Bramantara dan para narasumber dari beragam latar belakang,Andi putra ketua DPD KNPI Merangin, Rudi dari forum filem Merangin, dan Yanto bule penggiat seni dan jurnalis, berdiskusi hangat.
" Kita memberikan ruang kepada adik adik mahasiswa,aktivis Merangin, aktivis lingkungan dan masyarakat umum,untuk bisa menonton film yang cukup kontroversi di medsos, biar tau secara utuh isi dan tujuan dari filem dokumenter pesta babi" ungkap Andi putra ketua DPD KNPI Merangin.
Rasa takut akan di bubarkan nya saat menonton filem pesta babi oleh aparat keamanan ,tak terbukti bahkan kehadiran aparat intelijen membuat diskusi jadi lebih hidup .
" Tidak ada pembubaran dari aparat keamanan, ada sejumlah inteljen yang ikut nonton ,tapi diskusi kita makin seru, sebab filem yang kita tonton melahirkan persepsi yang berbeda tapi mengalir lewat diskusi cerdas"ujarnya singkat.
Sementara itu Hengki Bramantara mengatakan bahwa, banyak pelajaran penting dari filem pesta babi .
" Banyak pelajaran penting yang bisa kita ambil dari filem pesta babi, Dan yang terpenting bahwa kita sebagai anak anak generasi gen Z, harus cerdas dalam menganalisis sebuah persoalan tidak hanya dari satu sudut pandang saja" tegasnya.
Reporter : Abella


