BUNGO NEWSLAN.ID — Gelombang protes dan desakan tegas terus bergulir pasca-insiden tragis pengeroyokan yang menewaskan Jansen Sinaga di area Diamond Club, Hotel Bungo Plaza, pada 9 Juli 2026. Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (DPD LPKNI) Kabupaten Bungo menyuarakan keprihatinan mendalam sekaligus menuntut tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bungo.
Ketua DPD LPKNI Bungo, Sahrul, menegaskan bahwa peristiwa fatal ini tidak boleh dianggap sebagai angin lalu. Menurutnya, pembiaran terhadap tempat hiburan malam yang beroperasi tanpa kejelasan izin berpotensi terus memakan korban jiwa.
"Cukup sudah! Ini bukan kejadian pertama. Kalau memang tempat ini tidak berizin, kenapa masih beroperasi? Di mana fungsi Satpol PP? DPMPTSP? Parpora? Perindagkop?" tegas Sahrul saat menyampaikan pernyataan sikapnya.
Dalam rilis resmi LPKNI Bungo, terdapat tiga tuntutan utama yang ditujukan kepada jajaran instansi terkait dan Pemerintah Daerah:
1. Transparansi Perizinan: Meminta DPMPTSP dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membuka secara transparan status izin operasional Diamond Club kepada publik.
2. Evaluasi Tindak Tegas OPD: Mendorong Bupati Bungo untuk melakukan evaluasi total dan mencopot pimpinan OPD yang dinilai lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan tempat hiburan malam.
3. Penutupan Permanen: Mendesak penyegelan dan penutupan permanen tempat hiburan malam yang terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2018.
Terkait perkembangan kasus, pihak keluarga dan pelaku dikabarkan telah menyelesaikan proses secara adat serta pembayaran sanksi ganti rugi sebesar Rp230 juta. Namun, LPKNI Bungo menegaskan bahwa hukum positif tidak boleh berhenti hanya karena adanya penyelesaian adat.
"Proses adat sudah, ganti rugi Rp230 juta sudah. Tapi hukum tetap harus ditegakkan. Efek jera harus ada," lanjut Sahrul.
LPKNI Bungo kini menanti langkah dan sikap tegas dari Bupati Bungo agar tidak ada lagi ruang bagi tempat hiburan malam tak berizin yang membahayakan keselamatan warga masyarakat di Kabupaten Bungo.
Tim


