MERANGIN, NEWSLAN.ID – Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) kembali menggelar agenda tahunan Gebyar Suro 1960 Jawa/1448 H/2026 M yang tahun ini akan dikemas lebih meriah melalui kegiatan Kirab Budaya Nasional, Minggu, 5 Juli 2026, di depan Kompleks Perkantoran Kabupaten Merangin, Jambi.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin PKJM tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Jawa, tetapi juga menjadi wadah mempererat persatuan dan kebersamaan antarbudaya yang hidup dan berkembang di Kabupaten Merangin.
Ketua Panitia Gebyar Suro 2026, Ahmad Khoiruddin Agung Saputro, S.I.P., M.M., yang akrab disapa Akhoi, mengatakan persiapan kegiatan terus dimatangkan bersama puluhan pengurus dan panitia yang terlibat.
Menurut data sementara panitia, antusiasme peserta cukup tinggi. Hingga saat ini telah terdaftar sebanyak 34 kelompok jaranan, 1 kelompok reog, 2 kelompok karawitan, 2 kelompok pakaian adat Jawa, serta 2 kelompok pencak silat yang akan ikut memeriahkan kirab budaya tersebut.
"Gebyar Suro merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan memupuk rasa persatuan serta melestarikan budaya Jawa, khususnya bagi keluarga yang memiliki ikatan budaya Jawa di Kabupaten Merangin," ujar Akhoi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Kirab Budaya Nasional tahun ini juga menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan keberagaman budaya yang ada di Merangin.
"Untuk saling merangkul dan menghormati budaya yang ada di Merangin, maka kami mengadakan Kirab Budaya Nasional. Ini menjadi momentum kebersamaan dalam keberagaman," tambahnya.
Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Di akhir keterangannya, Akhoi mengajak seluruh masyarakat dan berbagai pihak untuk memberikan dukungan agar pelaksanaan Gebyar Suro 2026 berjalan aman, lancar, tertib, dan meriah.
"Budaya kita, identitas kita, harmoni kebanggaan kita."
Reporter: Abella
Editor: Newslan.id


