Penulis: Nurul Azizah
Newslan-id. Seperti biasanya pada hari Raya Idul Fitri selalu berkunjung kepada orang tua dan sanak saudara tak terkecuali kepada sesepuh dan pini sepuh. Demikian juga penulis bersama keluarga bersilaturahmi dan berkunjung kepada orang tua, bulek pak lek, pak Dhe, simbah mumpung beliau-beliau masih diberi kesehatan dan umur panjang. Saat bersilaturahmi dan bermaaf maafan kami selalu bercengkrama dan bercerita satu sama lain. Tak lupa anak-anak, selalu dimotivasi oleh simbah-simbahnya.
Suatu waktu anak-anak yang remaja dan sudah bekerja, berkomunikasi dengan simbahnya (om nya penulis). Yang kebetulan sudah pensiun dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kalau dengan penulis membicarakan masalah politik yang terjadi di Indonesia. Membicarakan bagaimana prilaku presiden ke-7 dan ke-8 RI. Orang-orang terdekatnya dan sepak terjang para pemimpin tersebut. Asyik juga sih, penulis nyambung banget dan diskusi ini tak kalah asyiknya dengan bapak-bapak yang suka ngobrol di warung kopi.
Giliran om saya bicara sama anak-anak, lain ceritanya yang ada banyak nasehat dan motivasi kerja. Tiba-tiba om saya ngasih nasehat ke anak-anak, "Shalatlah, karena shalatmu akan menjaga karier dan rejekimu."
Saya yang mendengar tersentak kaget. Karena om saya tipikal pendiam dan tidak banyak bicara. Orangnya jujur dan pekerja keras. Ibadahnya tekun dan banyak wirid, dzikir yang dijalani.
"Bagaimana shalatmu, jangan pernah tinggalkan shalat, kalau waktumu tersisa bacalah Al-Qur'an, insyaallah rejekimu lancar," ujar om kepada anak-anak.
"Njeh Mbah matur suwun sanget nasehatnya," ujar anak-anak. Mudah-mudahan nasehat ini selalu diingat oleh anak-anak agar istiqomah beribadah (shalat) dan banyak membaca Al-Qur'an.
Penulis pun senang menerima nasehat ini, karena shalat adalah sarana utama memohon pertolongan Allah SWT atas segala kesulitan hidup, sesuai perintah dalam QS Al-Baqarah ayat 45 dan 153, dengan didampingi kesabaran atas semua masalah yang dihadapi. Orang yang rajin menjalankan shalat menjadi kunci ketenangan, mencegah perbuatan keji dan memberi solusi masalah, sehingga Allah akan menolong orang-orang yang sabar dan istiqomah ibadah shalatnya. Allah memerintahkan, "jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu" (QS Al-Baqarah: 45). Menjadikan shalat sebagai penolong artinya bersabar dalam ketaatan. Diuji dengan berbagai masalah, orang yang beriman semakin mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta Allah SWT. Ini adalah "logika iman" dimana Allah akan bersama dengan orang-orang yang bersabar.
Di dalam Al-Qur'an ada beberapa ayat yang menghubungkan antara shalat dan rejeki (termasuk karier). Diantaranya adalah QS Al-Ankabut ayat 45 yang menyebutkan tentang shalat dan sabar sebagai cara untuk mendapatkan kemudahan dan rejeki dari Allah SWT. Selain itu juga terdapat dalam QS Al-Ma'arij ayat 22-23 yang menyebutkan tentang orang-orang yang mendirikan shalat dan sifat-sifat baik lainnya yang terus mengalir pahalanya dan kemuliaan dari Allah SWT.
Namun perlu diingat bahwa rejeki tidak hanya berwujud materi yang berlimpah, tetapi juga ketenangan hidup dan istiqomah beribadah, orang bertambah religius dan kebahagiaan hidup terpancar di wajahnya.
Masalah kareir akan terus dijaga oleh Allah, karena hamba tersebut sering bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya. Tidak suka iri, apalagi mengeluh yang ada hanya bersyukur dan terus bersyukur atas limpahan rejeki, taufik dan hidayah-Nya. Akhirnya dapat memperoleh kemudahan dalam mencari rejeki dari kareir yang dijalani.
Dalam QS Hud ayat 6, Allah SWT juga berfirman bahwa tidak ada makhluk yang tidak dijamin rejekinya oleh Allah, sehingga percaya atau tidak, shalat dan sabar akan membantu seseorang lebih fokus menjalankan pekerjaannya sebagai sarana menjemput rejeki dari Allah SWT.
Nasehat dari om, saya jadikan tulisan agar selalu teringat bahwa nasehat ini bagus sekali dan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia sebagai makhluk Tuhan. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi saya pribadi, anak-anak dan keluarga saya serta pembaca.
Nurul Azizah penulis Buku "Dari Perempuan NU Untuk Indonesia,"


