MERANGIN NEWSLAN.IDā Suasana khidmat bercampur semarak menyelimuti Kompleks Perkantoran Kabupaten Merangin. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru daerah tumpah ruah memadati area tersebut untuk menyaksikan perhelatan akbar Gebyar Suro Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) tahun 2026. Acara yang menjadi panggung pelestarian warisan leluhur ini berlangsung sangat meriah sejak pagi hari.
Kemeriahan sudah terasa sejak pukul 09.00 WIB. Titik awal kemegahan acara dimulai dari halaman Kantor Bupati Merangin. Tepat pukul 09.30 WIB, bendera start resmi dikibarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni. Prosesi pelepasan kirab budaya ini disaksikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi, serta Ketua PKJM, Amir Ahmad.
Lautan manusia menyemut di sepanjang rute kirab untuk menyaksikan parade estetika nusantara. Sebanyak 25 kelompok seni tampil memukau menyuguhkan kekayaan budaya Jawa, mulai dari liukan dinamis seni tari, ketangkasan silat, hentakan magis jaranan, hingga keagungan Reog yang menyita perhatian ratusan pasang mata.
Rombongan kirab budaya yang bergerak megah menuju kompleks perkantoran disambut hangat di mimbar kehormatan. Hadir di panggung utama, Bupati Merangin M. Syukur, bersama Kapolres Merangin, Kajari Merangin, serta perwakilan Gubernur Jambi yang dihadiri oleh Mukti Said. Kehadiran para tokoh penting dan undangan kehormatan ini semakin menegaskan arti penting acara ini bagi kerukunan lintas budaya di Merangin.
Dalam sambutannya, Bupati Merangin, M. Syukur, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif luar biasa ini. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendorong agar Gebyar Suro PKJM dapat bertransformasi menjadi agenda wisata dan budaya tahunan resmi.
> "Kegiatan mulia ini harus dijadikan agenda tahunan. Ini bukan sekadar perayaan, melainkan benteng pertahanan kita dalam melestarikan kebudayaan Jawa di tanah Merangin, sekaligus menjadi jembatan kokoh untuk mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat," ujar M. Syukur hangat.
Rasa haru dan bangga juga disampaikan oleh Ketua PKJM, Amir Ahmad. Di hadapan ribuan warga yang hadir, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas solidaritas tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh keluarga besar Jawa di Merangin.
"Terlaksananya Gebyar Suro tahun ini adalah bukti nyata dari indahnya gotong royong. Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras siang dan malam, serta kepada para donatur yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu atas dukungan moril maupun materilnya," ungkap Amir Ahmad penuh syukur.
Gebyar Suro PKJM 2026 tidak hanya sukses menjadi hiburan yang memukau mata, tetapi juga berhasil menjadi momentum refleksi budaya yang memperkaya keberagaman di Kabupaten Merangin. Budaya lestari, silaturahmi terjaga.
(Redaksi)







