Penulis: Nurul Azizah
"Assalamualaikum, selamat pagi mbak Nurul," tiba-tiba saya dijapri orang yang belum saya kenal.
"Waalaikum salam, pagi juga, ini dari siapa?" Jawabku.
Setelah itu saya sibuk mempersiapkan diri untuk berangkat kerja, waktu menunjukkan jam 06.10 WIB, tanpa pikir panjang saya langsung berangkat kerja, tanpa pikir membuka HP sampai jam istirahat jam 10.00 WIB, saya baru menjawab saat membuka HP.
Saya kaget seakan tidak percaya, kalau yang WA istrinya pak Faisal Hadi dan mengabarkan bahwa pak Faisal Hadi sudah meninggal dunia subuh hari Sabtu (4/7/2026) karena sakit.
Bu Inong, kirim WA ke saya : "Mbak yang kirim buku ini ya, (Dari Perempuan NU Untuk Indonesia), kaget saya mbak."
"Maaf mbak apakah ini buku pesanan mas Hadi? Kapan? Apakah sudah bayar? Saya cuma kuatir belum bayar, takut almarhum masih punya tanggungan. Tolong jawab ya mbak."
"Innalilahi wa innailaihi rojiun, ya Allah kaget saya membaca kabar meninggalnya alm pak Faisal Hadi. Saya bersaksi beliau orang baik. Semoga alm husnul khotimah makamnya menjadi roudhoh min riyadhil jannah aamiin aamiin aamiin YRA." Jawabku dengan hati yang sedih.
Bagaimana tidak sedih, bulan Mei 2026 saya masih komunikasi dengan beliau. Beliau selalu menunggu karya-karya ku dan selalu beli bukuku. "Muslimat NU di Sarang Wahabi" buku pertamaku, "Muslimat NU Militan Untuk NKRI beliau juga beli. Padahal pengennya saya ngasih hadiah, tidak usah bayar, tapi beliau tetap bayar. Bahkan beliau berpesan, "kalau bukunya mbak Nurul Azizah yang ketiga sudah terbit pasti saya beli." Beliau selalu mendoakan saya agar tetap sehat dan terus menyuarakan kebenaran. Terus menulis dan selalu menjaga kesehatan," pesan beliau.
Alhamdulillah tahun 2026 buku ke 3 saya bertajuk "Dari Perempuan NU Untuk Indonesia" sudah beredar dengan mencantumkan ISBN. Saya promo buku disela-sela kesibukan saya sebagai pengajar. Ya sebisa dan semampu saya untuk terus promo buku.
Pada tanggal 28 April 2026 pak Faisal Hadi japri saya : "Maaf apa masih tersimpan alamat saya? Saya minta nomor rekeningnya mbak?" Beliau mau beli buku ke-3 saya. Setelah itu saya tunggu, kok tidak ada kabar.
Ya sudahlah, kalau memang rejeki tidak akan ke mana. Saya bulan Mei - Juni 2026 sibuk ngurus pekerjaan akhir tahun pelajaran, kebetulan selain jadi guru di MA (setingkat SMA) saya juga wakil kepala Madrasah bagian kurikulum, jadi ada kesibukan hingga masuknya tahun ajaran baru 2026-2027. Begitu masuk bulan Juli 2026 saya tidak ada aktivitas menulis. Karena pekerjaan kurikulum sangat menyita waktu, pikiran dan tenaga. Kalau ada yang mau beli buku ya saya kemas dan kirim sesuai alamat.
Hari itu Jum'at 17 Juli 2026, pulang kerja saya tiba-tiba teringat pak Faisal Hadi yang mau beli buku saya, tapi tak kunjung WA dan HP tidak aktif. Akhirnya saya bungkus buku ke 3, dan saya kirim ke pak Faisal, tentunya lihat alamat di buku catatan saya. "Bismillah buku ini saya kirim ke Pak Faisal sebagai hadiah, saya ikhlas, karena beliau pernah berpesan ingin membeli buku saya."
Setelah sampai bukunya, pak Faisal sudah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu, 4 Juli 2026. Ya Allah Engkau panggil hamba-Mu dan tempatkanlah alm pak Faisal Hadi bin Adjmain di Surga-Mu, aamiin."
Pak Faisal Hadi seorang aktivis dan relawan serta teman seperjuangan yang selama ini mendukung perjuangan saya sebagai aktivis perempuan NU yang ikut menyuarakan kebenaran serta penulis buku. Beliau selalu mengikuti ide-ide saya dalam menulis, dan selalu berdiskusi mana kala ada topik hangat yang terjadi di negeri ini. Saya ketemu beliau 4 tahun lalu di beberapa WhatsApp Group (WAG) diantaranya: Santrinya Gus Dur (SGD), WAG Keluarga Aswaja NU, WAG 03 Persatuan Indonesia, WAG Forum Silaturahmi Kebangsaan dan masih banyak WAG lainnya. Ya beliau sering mengikuti ide-ide saya dan group-group WhatsApp yang saya ikuti, kebetulan saya adminnya.
Malah beliau ikut turun ke jalan kalau ada aktivis yang menyuarakan kebenaran.
Nurul Azizah, penulis buku Dari Perempuan NU Untuk Indonesia minat hub penulis



