Newslan-id Merangin. Para tokoh masyarakat Jambi Barat bersuara mendukung Polri dibawah Komando langsung Presiden. Jum’at 06/02/2026.

Seperti komitmen DPR dan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk tetap menempatkan Polri di bawah komando Presiden bukanlah keputusan yang lahir dari kompromi politik jangka pendek.
Hal ini disusun melalui pembacaan yang cermat atas konstitusi, refleksi sejarah ketatanegaraan Indonesia, serta kajian perbandingan praktik kepolisian di berbagai negara demokrasi.
Dengan demikian, pilihan tersebut harus dipahami sebagai keputusan prinsipil tentang bagaimana kekuasaan negara, khususnya di bidang keamanan, dikelola dalam sistem presidensial.
Para tokoh masyarakat Jambi Barat diantaranya;
1. H. Hasan Ibrahim (Tokoh lembaga Adat Kabupaten Bungo)
2. RITAUDIN ANAZMI (Tokoh NU Kabupaten Tebo)
3. JAWIR ( Ketua GP Anshor Kab. Tebo)

4. Datuk Asmadi (Tokoh adat Sarolangun)
5. Ustadz Abdul Azis S. Pd ( Ketua Persatuan Pondok Pesantren Kab. Tebo )
6. H. Tarmizi ( Pimpinan Ponpes Al Mabrur, Muara Tabir, Tebo )
7. Zamroni.S.pd ( Tokoh masyarakat Desa Semenanti, Koto Baru, Sungai Penuh )
8. KARNAINI S.H ( Tokoh Masyarakat Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh )
9. H. Basri, S.Ag., M.S.i (Habib Surya PC. NU Kab. Tebo)
10. Irwandi SE,MM (Ketua DPRD Kabupaten Kerinci)
Para tokoh masyarakat Jambi Barat ini menyatakan sikap tegas mendukung bahwasanya Polri tetap di bawah komando langsung Presiden Republik Indonesia.(red)












