Newslan-id Merangin. Marwana Camat Tabir Lintas Kabupaten Merangin Jambi masuk Rumah Sakit setelah pulang sidak dari Dam Betuk.
Rombongan Camat Tabir Lintas yang mendapatkan laporan masyarakat terkait maraknya pelaku Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) yang memporak-porandakan Dam betuk yang merupakan salah satu aset pemerintah daerah kabupaten Merangin.
Namun sesaat ditengah perjalanan menuju lokasi Dam Betuk, sekelompok orang preman menghentikan dengan beringasnya.
Yang mana sekonyong-konyong kelompok preman ini dijadikan tenaga keamanan oleh para pelaku peti di lokasi dam Betuk dengan imbalan jutaan rupiah per hari.
Dalam penghadangan tersebut tim dari kecamatan di intimidasi oleh sekelompok preman yang berjaga di sekitar Dam Betuk yang berjumlah puluhan orang.
Dan akhirnya untuk menjaga keadaan kondusif, tim dari kecamatan Tabir Lintas putar balik kembali ke kantor camat, dan melaporkan ke Bupati Merangin.
Seperti yang disampaikan oleh Wakil Bupati Merangin HA Khafidh kepada media ini, bahwasanya Camat Tabir Lintas Mawarna masuk RS setelah pulang dari sidak Dam Betuk.
“Bu Mawarna Camat Tabir Lintas masuk RS setelah pulang dari sidak Dam Betuk” tegasnya.
“Beliau trauma setelah mendapat perlakuan dari sekelompok preman yang di pakai pelaku PETI untuk menghadang ” tambahnya.
“Pemerintah kabupaten Merangin bersama Forkopimda akan mengambil langkah atas kejadian ini, sebuah aset daerah yang dirusak sekelompok orang pelaku PETI dengan menggunakan sekelompok preman untuk pengamanan ” lanjutnya.
“Mohon kerjasamanya kepada para pelaku PETI untuk mematuhi perundangan yang berlaku demi kelestarian lingkungan dan aset daerah Merangin,tutupnya.(Tim)





