News Flash
Terpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.IDTerpercaya, NEWSLAN.ID - Berita & InvestigasiIkuti terus perkembangan berita terbaru hanya di NEWSLAN.ID
NEWSLAN
HomešŸŽ® Games

Memuat Berita...

HomeProductsVideoProfile
NEWSLAN.ID

Informasi

  • Redaksi
  • Company Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Layanan

  • Langganan
  • Video Shorts
  • Kontak

Kontak Kami

WhatsApp:

Email: redaksi@newslan.id

Ā© 2026 NEWSLAN.ID - . Diterbitkan oleh PT. LINTAS AKTUAL NUSANTARA.

Home
Berita
Detail
Berita

Waspada masalah BBM.

R
Redaksi
NEWSLAN.ID26 Maret 2026 pukul 14.37 WIB
16
Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter
Waspada masalah BBM.
Foto: Dok. NEWSLAN.ID

Kita adalah negara dengan populasi terbesar kelima di dunia dan memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun, kita tidak pernah benar-benar berpikir jangka panjang untuk menopang populasi sebesar itu. Salah satu buktinya: kita belum memiliki sistem ketahanan energi yang kuat. Konsepnya ada, tetapi tidak dijalankan secara konsisten. Hingga kini, sekitar 60% kebutuhan BBM masih bergantung pada impor. Artinya, BBM bukan lagi sekadar komoditas, melainkan telah menjadi produk politik.

Bayangkan jika eskalasi perang Iran berlanjut. Yang naik bukan hanya harga minyak, tetapi juga premi asuransi tanker, biaya pengiriman (freight), dan risiko jalur distribusi seperti Selat Hormuz. Akibatnya, harga BBM domestik tidak lagi sekadar mengikuti harga Brent, melainkan mengikuti tingkat ketakutan global. Dan ketakutan selalu lebih mahal daripada komoditas itu sendiri.

Masalah utama sebenarnya bukan harga, melainkan ketersediaan (availability). Ketika pasokan terganggu, distribusi tersendat, stok menipis, dan antrean mulai muncul. Dalam sejarah negara berkembang, tidak ada yang lebih cepat memicu keresahan sosial selain antrean BBM. Karena ini bukan sekadar isu ekonomi, melainkan menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat.

Begitu antrean muncul, narasi publik akan berubah. Dari ā€œharga naik karena faktor globalā€ menjadi ā€œpemerintah tidak siap.ā€ Di titik inilah krisis energi berpotensi berubah menjadi krisis kepercayaan. Pasar tidak menunggu krisis sosial terjadi—mereka membaca risiko lebih awal. Siklus klasik pun dimulai: risiko meningkat, investor asing keluar, SBN tertekan, yield naik, rupiah melemah, dan inflasi melonjak. Ini bukan teori, melainkan pola yang berulang dalam setiap krisis di negara berkembang.

Loading Ad...
ADVERTISEMENT

Pemerintah mungkin menyampaikan optimisme bahwa gangguan pasokan BBM dapat diatasi. Namun secara realistis, ruang fiskal kita terbatas. Buffer fiskal yang berasal dari SAL sekitar Rp260 triliun hanya mampu menahan tekanan dalam jangka pendek. Setelah itu, tantangan justru membesar: subsidi meningkat, ruang fiskal menyempit, dan defisit melebar. Pada titik tertentu, persoalan ini tidak lagi bisa diselesaikan dengan pendekatan keamanan. Ketika kepercayaan publik runtuh, stabilitas sosial menjadi jauh lebih sulit dikendalikan.

āœļø EJB

Bagikan Berita Ini

Share Berita:
WhatsApp
Facebook
X / Twitter

Berita Terkait

Lihat Semua
Advertisement

lpkni

Advertisement

Newslan hut

Advertisement

bus SUMATERA jawa

Advertisement

pupuk

Advertisement

pupuk

Berita Terbaru

Perang Teluk Mengguncang Fiskal Kita: Daerah Merana
Berita

Perang Teluk Mengguncang Fiskal Kita: Daerah Merana

26 Mar
Shalatlah, Karena Shalatmu Akan Menjaga Karir dan Rejekimu.
Artikel

Shalatlah, Karena Shalatmu Akan Menjaga Karir dan Rejekimu.

24 Mar

Trending Now

Last 7 Days
01

Wilson Lalengke : Praktik Take Down Berita Merusak Integritas Pers dan Mengkhianati Fungsi Utama JurnalismeĀ 

Berita
02

Bupati dan Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Pengamanan Takbiran dan Ikuti Zoom Metting Pemantauan Sitkamtibmas Malam Lebaran 1447 H.

Berita
03

SINERGI LINTAS SEKTOR JEMBATANI RINDU PEMUDIK KE BANGKA BELITUNG

Artikel
Wilson Lalengke : Praktik Take Down Berita Merusak Integritas Pers dan Mengkhianati Fungsi Utama JurnalismeĀ 
Berita

Wilson Lalengke : Praktik Take Down Berita Merusak Integritas Pers dan Mengkhianati Fungsi Utama JurnalismeĀ 

24 Mar
Bupati dan Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Pengamanan Takbiran dan Ikuti Zoom Metting Pemantauan Sitkamtibmas Malam Lebaran 1447 H.
Berita

Bupati dan Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Pengamanan Takbiran dan Ikuti Zoom Metting Pemantauan Sitkamtibmas Malam Lebaran 1447 H.

20 Mar
SINERGI LINTAS SEKTOR JEMBATANI RINDU PEMUDIK KE BANGKA BELITUNG
Artikel

SINERGI LINTAS SEKTOR JEMBATANI RINDU PEMUDIK KE BANGKA BELITUNG

20 Mar
Lihat Semua Berita
04

Shalatlah, Karena Shalatmu Akan Menjaga Karir dan Rejekimu.

Artikel
05

Perang Teluk Mengguncang Fiskal Kita: Daerah Merana

Berita
06

Waspada masalah BBM.

Berita
Perang Teluk Mengguncang Fiskal Kita: Daerah Merana
Berita

Perang Teluk Mengguncang Fiskal Kita: Daerah Merana

Tidak semua badai datang dengan suara gemuruh. Sebagian hadir diam-diam, melalui angka-angka anggaran yang tiba-tiba berubah arah. Ketika dunia diguncang ketegangan geopolitik—yang sering diasosiasikan dengan dinamika kawasan Teluk—Indonesia

Wilson Lalengke : Praktik Take Down Berita Merusak Integritas Pers dan Mengkhianati Fungsi Utama JurnalismeĀ 
Berita

Wilson Lalengke : Praktik Take Down Berita Merusak Integritas Pers dan Mengkhianati Fungsi Utama JurnalismeĀ 

Bupati dan Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Pengamanan Takbiran dan Ikuti Zoom Metting Pemantauan Sitkamtibmas Malam Lebaran 1447 H.
Berita

Bupati dan Kapolres Sarolangun Pimpin Apel Pengamanan Takbiran dan Ikuti Zoom Metting Pemantauan Sitkamtibmas Malam Lebaran 1447 H.

Pesan Ramadhan Sebelum Berkemas Meninggalkan Kita
Berita

Pesan Ramadhan Sebelum Berkemas Meninggalkan Kita