NEWSLA.ID, MERANGIN – Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Rinto, warga yang dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya dijemput oleh pihak Satresnarkoba Polres Merangin. Menanggapi musibah ini, Abu Bakar selaku orang tua kandung almarhum memberikan pernyataan resmi dan menegaskan bahwa pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian sang putra.
Dalam keterangannya kepada media, Abu Bakar menyampaikan rasa duka yang mendalam namun memilih untuk bersikap lapang dada atas ketetapan yang telah terjadi. Ia menyebutkan bahwa pihak keluarga memandang peristiwa ini sebagai sebuah musibah dan takdir.
"Kami dari pihak keluarga sudah berdiskusi dan bermusyawarah. Kami menyatakan ikhlas atas meninggalnya anak kami, Rinto. Kami menerima ini sebagai musibah," ujar Abu Bakar dengan nada tegar.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Rinto sempat memicu perhatian publik setelah ia diamankan oleh petugas kepolisian terkait dugaan kasus hukum. Berbagai spekulasi sempat berkembang di tengah masyarakat mengenai penyebab pasti kematian almarhum selama berada di bawah penanganan pihak berwenang.
Namun, dengan adanya pernyataan langsung dari Abu Bakar yang mewakili pihak keluarga besar, diharapkan situasi dapat mendingin. Keluarga menyatakan tidak ingin memperpanjang persoalan ini dan memilih fokus pada proses pemakaman serta doa bersama bagi almarhum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor (Polres) Merangin belum memberikan keterangan tambahan secara rinci mengenai kronologi medis maupun penyebab pasti sebelum almarhum dinyatakan meninggal dunia. Kendati demikian, sikap legawa dari orang tua korban menjadi titik terang bagi penyelesaian administratif dan kekeluargaan dalam insiden ini. (/Red)



