MERANGIN NEWSLAN.ID Aliran Batang Sungai Merangin di Desa Tanjung Lamin, Kecamatan Pamenang Barat kabupaten Merangin provinsi Jambi, kembali "disekap" rakit-rakit Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Bagaikan tak tersentuh hukum, aktivitas tambang haram ini terus mengeruk dan mencemari lingkungan tanpa ada rasa takut.
Pantauan lapangan pada Jumat (22/8/2026) sore memperlihatkan pemandangan tragis: unit-unit dompeng rakit melenggang bebas mengacak-acak tengah sungai. Air yang dulunya menjadi sumber kehidupan masyarakat kini berubah menjadi bubur coklat pekat, pekat oleh racun endapan dan ancaman kerusakan ekosistem yang makin parah.
Kekesalan warga yang selama ini terpendam akhirnya meledak. "Sudah lama ini beroperasi, tapi tidak ada tindakan nyata sama sekali. Sungai kami makin rusak, air makin tercemar, tapi semua pihak seolah-olah buta dan tuli!" cecar salah seorang warga lokal dengan nada geram.
Sikap Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Lamin menjadi sorotan tajam. Sebagai pemangku wilayah terdepan, Pemdes terkesan sengaja memelihara pembiaran. Tidak ada himbauan keras, apalagi tindakan nyata untuk melarang warganya sendiri yang terlibat langsung dalam perusakan sungai ini. Sikap "tutup mata" kepemimpinan desa melahirkan spekulasi liar di tengah masyarakat: apakah Pemdes kalah gertak, atau justru ikut menikmati manisnya hasil tambang haram tersebut?
Skenario "kucing-kucingan" antara aparat kepolisian dan pelaku PETI juga semakin melukai akal sehat publik. Setiap kali tim Polsek Pamenang bergerak turun ke lapangan untuk melakukan penertiban, razia hampir dipastikan selalu bocor. Rakit mendadak sepi, mesin-mesin mendadak senyap, lalu kembali menderu megah begitu polisi balik kanan.
Kebocoran berniat sistematis ini memperkuat dugaan kuat hadirnya oknum-oknum "beking" berseragam maupun bersipil yang pasang badan membentengi bisnis ilegal ini. Lawan hukum dibuat ompong demi menyuapi perut para oknum panen uang haram.
Masyarakat Tanjung Lamin kini mendesak pimpinan aparat penegak hukum tingkat Polda Jambi dan Polres Merangin untuk tidak sekadar menggelar operasi "formalitas". Bersihkan oknum beking di dalam tubuh internal, panggil Pemdes yang terkesan abai, dan seret para pelaku peti sebelum Batang Sungai Merangin mati total menjadi daratan limbah.
Reporter: Musayarif


