NEWSLAND.ID – MERANGIN | Kian Menjadi! Tepat Selasa pagi ini (01/09/2026), dua unit alat berat pengeruk emas ilegal milik Bobi, Logo kembali bergemuruh dan beroperasi penuh di lahan milik Herman, seberang Pulau Rayo, Kelurahan Dusun Bangko. Tanpa rasa takut dan tanpa sembunyi-sembunyi, raungan mesin PETI itu seakan menegaskan kekuatan mafia tambang yang tak tersentuh di jantung Kabupaten Merangin.
Langkah nekat para pelaku ini bak tamparan keras langsung ke muka aparat penegak hukum dan Pemkab Merangin. Bagaimana mungkin aktivitas merusak lingkungan yang jaraknya hanya 1 Km dari Rumah Dinas Bupati dan 2 Km dari Mapolres Merangin bisa kembali beroperasi mulus di pagi hari tanpa ada pencegahan sedikit pun?
Aktivitas pagi ini membuktikan bahwa gertakan pelaku yang mengaku "tidak takut pada media maupun polisi" bukanlah sekadar omong kosong belaka. Mereka membuktikannya dengan tindakan nyata di lapangan, mengabaikan hukum seolah-olah wilayah Dusun Bangko adalah daerah bebas hukum yang dikuasai oleh pemilik modal.
Masyarakat yang menyaksikan kembali beroperasinya alat berat tersebut kini meradang. Keberanian pelaku bekerja di pagi hari secara terang-terangan semakin menguatkan dugaan publik bahwa ada pembiaran terstruktur atau bahkan kompromi "gelap" di balik bisnis haram ini.
Polres Merangin dan Pemkab Merangin kini berada di bawah sorotan tajam. Jika hari ini alat berat tersebut dibiarkan terus mengeruk dan merusak tanpa ada tindakan tegas turun ke lapangan untuk menyita dan menangkap aktor utamanya, maka wajar jika publik menilai bahwa wibawa hukum di Merangin sudah sepenuhnya kalah oleh kekuatan uang mafia PETI!
Redaksi


