SLEMAN NEWSLAN.ID – Kekhawatiran orang tua siswa di Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memuncak setelah puluhan siswa mengalami gejala dugaan keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (7/9/2026).
Sedikitnya 49 penerima manfaat, terdiri dari 48 siswa dan satu guru, dilaporkan mengalami mual, pusing, muntah hingga sakit perut. Sebelumnya, 45 siswa dari tiga sekolah sempat mendapat penanganan di Puskesmas Turi. Mereka berasal dari SMPN 3 Turi, SMK Muhammadiyah 1 Turi dan SD Muhammadiyah Balerante.
Salah satu orang tua siswa, Rini Lestari, mengaku kedua anak kembarnya mengalami pusing dan mual setelah mengonsumsi menu MBG. Menurut cerita anaknya, bola-bola daging yang disantap terasa amis dan memiliki rasa yang tidak biasa. Rini kemudian meminta pemerintah menghentikan program tersebut jika keamanan makanan tidak dapat dijamin.
“Sudah dihentikan saja. Semiskin-miskinnya orang tua masih kuat memberi makan anak. Daripada semakin banyak korban,” kata Rini.
Puskesmas Turi telah melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan kepada para siswa. Sampel makanan juga telah diamankan untuk diperiksa di laboratorium guna mengetahui penyebab kejadian. Sementara itu, operasional SPPG Turi Wonokerto yang memasok makanan MBG dihentikan sementara untuk keperluan investigasi dan evaluasi proses pengolahan, rantai pasok, higiene, sanitasi, serta keamanan pangan.
Redaksi


