​SAROLANGUN NEWSLAN.ID – Tensi hubungan antara sekelompok warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sari Aditya Loka (SAL) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, kembali bergolak. Puncaknya, insiden keributan dan dugaan pengeroyokan terjadi di kawasan perkebunan PT SAL 2, Desa Bukit Suban, yang melibatkan warga SAD dan sejumlah anggota TNI.
​Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Keributan tersebut berujung pada tindakan anarkis yang merusak kendaraan operasional milik kepala kebun PT SAL serta beredarnya rekaman video pengeroyokan terhadap prajurit TNI di area perkebunan.
​Kejadian ini melengkapi deretan perselisihan dan konflik horizontal yang berulang antara warga SAD dan pihak perusahaan di wilayah Air Hitam. Eskalasi konflik kerap dipicu oleh gesekan ketertiban, pengamanan lahan, hingga perselisihan batas wilayah operasional yang memunculkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat sekitar.
​Masyarakat lokal yang kian resah mendesak jajaran Polda Jambi, Kodam/Korem setempat, serta Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk turun tangan secara menyeluruh. Selain penegakan hukum terhadap pelaku perusakan dan penganiayaan, warga menuntut penyelesaian akar masalah konflik agrarian dan sosial agar situasi di Kecamatan Air Hitam tidak terus-menerus mencekam.
Redaksi


