MERANGIN, NEWSLAN.ID — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto mengucurkan berbagai bantuan program penguatan ekonomi desa untuk Kabupaten Merangin, Jambi. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah pengiriman 3 kepala desa (kades) berprestasi asal Merangin ke Tiongkok (China) untuk mempelajari strategi pembangunan serta modernisasi kawasan pedesaan.
Mendes PDTT Yandri Susanto menegaskan bahwa program peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat desa ini bertujuan agar tata kelola potensi desa di daerah bisa melompat lebih jauh.
"Nanti saya minta tiga orang kepala desa dari Kabupaten Merangin akan kita kirim ke Tiongkok untuk mengikuti pendidikan strategi memajukan desa dan daerah tertinggal. Kita ingin kades memiliki wawasan global yang bisa diterapkan sesuai karakter lokal," ujar Mendes PDTT Yandri Susanto.
Menanggapi komitmen dan bantuan dari Kementerian Desa, Bupati Merangin H. M. Syukur menyampaikan rasa terima kasih mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar pusat terhadap kemajuan desa-desa di Merangin.
"Terima kasih juga telah menyempatkan diri hadir bersama para pejabat Kemendes PDTT. Harapan kami, berbagai program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah desa dan masyarakat Merangin sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga," tegas Bupati Syukur.
Kabar kesempatan dikirim belajar ke China ini disambut antusias oleh jajaran kepala desa di Kabupaten Merangin. Perwakilan kades terpilih menyambut peluang tersebut sebagai amanah penting untuk memodernisasi BUMDes dan sektor pertanian lokal.
"Ini keberkahan luar biasa bagi kami di tingkat desa. Kesempatan belajar langsung ke Tiongkok tentu akan kami manfaatkan untuk menimba ilmu tentang digitalisasi pertanian, pengelolaan BUMDes berbasis ekspor, dan penerapan teknologi tepat guna. Ilmu yang dapat nanti pasti akan kami bagikan dan terapkan di Merangin," ungkap salah satu perwakilan Kades Merangin.
Pemerintah Kabupaten Merangin berharap sinergi antara Kemendes PDTT dan Pemkab ini dapat mendorong percepatan pengentasan daerah tertinggal serta menjadikan Merangin percontohan desa mandiri berbasis SDM unggul.
Redaksi


