BANGKO NEWSLAN.ID — Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) kian memperkokoh konsolidasi dan kebersamaan antaranggota. Langkah ini menegaskan komitmen PKJM untuk tidak hanya sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan Kabupaten Merangin.
Ketua Pembina PKJM yang juga Wakil Bupati Merangin, H. Abdul Khafid, mengungkapkan bahwa PKJM memegang peran mendasar dalam merawat kearifan lokal. Di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan PKJM menjadi benteng pelestarian nilai-nilai luhur budaya Jawa agar tetap lestari dan relevan.
“PKJM hadir untuk menyatukan persaudaraan keluarga keturunan Jawa di Merangin sekaligus melestarikan budaya warisan leluhur. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah daerah dan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif,” ujar H. Abdul Khafid.
Penguatan peran PKJM juga merambah ke sektor ekonomi dan penguatan kapasitas generasi muda. Produk-produk khas Jawa berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini diminati luas oleh masyarakat Merangin akan terus didorong agar memiliki daya saing lebih tinggi.
Dari sisi seni dan budaya, PKJM beradaptasi dengan era digitalisasi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Merangin sekaligus pengurus PKJM, Ahmad Khoiruddin AS (Akhoi), menegaskan pentingnya pengemasan budaya secara modern.
“Di tengah pesatnya kemajuan digital, kegiatan seni dan budaya khas Jawa akan terus digalakkan dengan kemasan yang adaptif dan modern. Targetnya, agar generasi muda tidak hanya kenal, tetapi juga bangga dan menikmati kekayaan budaya ini,” jelas Akhoi.
Melalui kolaborasi erat antara pelestarian tradisi, sentuhan teknologi, dan pemberdayaan ekonomi warga, PKJM optimistis dapat memberi kontribusi nyata dalam mewujudkan semangat Merangin BARU—sebuah daerah yang makin maju, solid, dan sejahtera.
Biro Merangin



