NEWSLAN.ID — MERANGIN | Desa Sidolego, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin kembali menorehkan catatan positif. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Ruslan Miskun NLP, desa ini terpilih menjadi salah satu lokus Program Perluasan Desa Antikorupsi yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tahun anggaran 2026.
Komitmen keterbukaan dan integritas ini tercermin langsung dari kedisiplinan aparaturnya. Pada Senin, 13 Juli 2026, tepat pukul 09.00 WIB, Tim Redaksi Newslan.id menyambangi Kantor Desa Sidolego. Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh elemen pemerintah desa sudah siaga di meja kerja masing-masing—mulai dari Kades, Sekretaris Desa (Sekdes), Ketua Bpd, para Kepala Dusun (Kadus), para Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), hingga jajaran staf desa.
Kunjungan Tim Redaksi Newslan.id ini disambut dengan suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan harmonis oleh Pemerintah Desa Sidolego. Pertemuan tersebut diagendakan khusus dalam rangka penyerahan Penghargaan sebagai Mitra Strategis Newslan.id.
Dalam sambutannya, Kades Sidolego, Ruslan Miskun NLP, menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia menekankan bahwa sinergi ini telah menginjak tahun kedua.
"Media Newslan.id sangat membantu Pemdes Sidolego dalam memberikan informasi yang bersifat edukasi, investigasi, dan terpercaya kepada masyarakat," ujar Ruslan Miskun.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Redaksi Newslan.id, H. Sukarlan, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Sidolego. Menurutnya, Sidolego merupakan mitra yang memiliki kesamaan visi dengan media yang dipimpinnya.
"Kami mengapresiasi Desa Sidolego sebagai mitra yang berkomitmen kuat. Kita memiliki misi yang sama, yaitu mengedukasi masyarakat dengan informasi yang akurat, berbasis data investigasi yang matang, sehingga melahirkan kepercayaan di tengah publik," tegas H. Sukarlan.
Bergabungnya Desa Sidolego dalam program perluasan Desa Antikorupsi KPK tahun 2026 ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Kabupaten Merangin untuk terus meningkatkan transparansi, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta memperkuat kemitraan dengan media massa sebagai pilar keterbukaan informasi. (Redaksi)



