JAKARTA NEWSLAN.ID — Persoalan fondasi bernegara kembali jadi sorotan. Tokoh masyarakat, Sandi Natalis Immanuel Raja Dubu, menyuarakan pentingnya meluruskan ingatan kolektif masyarakat terkait sejarah berdirinya Bangsa Indonesia.
Menurut Sandi, Proklamasi Kemerdekaan bukan sekadar peristiwa bersejarah biasa, melainkan akta lahir bangsa sekaligus dasar negara yang paling tepat dan sah. Ia menilai, pemahaman masyarakat mengenai fondasi Pancasila dan UUD 1945 perlu ditinjau kembali agar tidak kehilangan akar sejarahnya yang asli.
"Fokus kita semua adalah menyampaikan bahwa Proklamasi adalah akta lahir bangsa dan dasar negara yang benar, baik, dan tepat kepada seluruh rakyat Indonesia," ungkap Sandi Natalis.
Berbeda dari gerakan narasi politik pada umumnya, Sandi menegaskan bahwa gerakan edukasi sejarah ini dilakukan secara murni tanpa ada motif membujuk, mengiming-imingi, atau memberikan janji manis kepada masyarakat.
Tujuannya sederhana: murni untuk membangkitkan kesadaran diri dan memulihkan cara berpikir berbangsa yang dianggap mulai terdistorsi.
"Kita menyampaikan kebenaran sejarah untuk membangkitkan kesadaran dan ketahuan diri akan kebenaran, dengan demikian kita mengobati sakit pikir kita sendiri dan sesama," tambahnya.
Ia mengimbau agar pesan mengenai pentingnya Proklamasi ini terus digaungkan ke seluruh penjuru negeri demi mewujudkan masyarakat yang lebih cerdas dan paham sejarah.
Pernyataan tersebut ditutup dengan seruan khasnya: Salam Proklamasi, Salam Cerdas, Salam Damai Sejahtera, Merdeka Abadi!
Reporter: Lan Karlan



