MERANGIN NEWSLAN. ID – Mengawali tahun baru Islam dengan semangat kebersamaan, Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) sukses menyelenggarakan acara Doa Bersama dan Gebyar Syuro 1448 Hijriah. Kegiatan yang sarat akan nilai spiritual dan kebudayaan ini berlangsung khidmat di Pendopo Sungai Ulak.
Kemeriahan dan kekhidmatan acara ini dihadiri langsung oleh Dewan Pembina PKJM, Khafid Moein, serta Ketua Umum PKJM, Amir Ahmad. Hadir pula jajaran Kepala Dinas (Kadis) Pemerintah Kabupaten Merangin, anggota DPRD Kabupaten Merangin, para ulama, sepuh pinisepuh, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota keluarga besar PKJM.
Dalam momentum penuh berkah tersebut, PKJM kembali menegaskan komitmen sosialnya melalui jargon luhur yang selama ini menjadi fondasi organisasi: "Rukun Agawe Sentosa, Crah Agawe Bubrah, Saling Asah, Saling Asih, Saling Asuh."
Filosofi ini menjadi pengingat bagi seluruh warga paguyuban untuk terus menjaga persatuan, menghindari perpecahan, serta saling membimbing, menyayangi, dan menjaga satu sama lain di tanah rantau.
Kesuksesan perhelatan akbar ini tidak lepas dari kuatnya ikatan kekeluargaan di tubuh PKJM. Acara dapat berjalan dengan lancar berkat kerja keras, kerja sama, dan tradisi gotong royong yang spontan ditunjukkan oleh seluruh keluarga besar PKJM, didukung penuh oleh kontribusi para donatur yang menaruh kepedulian besar terhadap kegiatan ini.
Ketua Umum PKJM, Amir Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang terlibat.
"Terwujudnya agenda Doa Bersama dan Gebyar Syuro ini adalah bukti nyata dari kekuatan gotong royong kita. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan dukungan dari seluruh pengurus, anggota, serta para donatur yang telah menyisihkan rezekinya demi kelancaran acara ini," ujar Amir Ahmad penuh rasa syukur.
Acara kemudian dilanjutkan dengan untaian doa bersama yang dipimpin oleh para ulama, memohon keselamatan, keberkahan, dan kedamaian bagi seluruh keluarga besar PKJM serta masyarakat Kabupaten Merangin pada umumnya dalam menjalani tahun baru 1448 Hijriah.
Reporter: Abella Nisha



