Bogor Newslan.id. Semangat kebangsaan menggema di halaman Mako Polresta Bogor Kota, Jumat (14/8/2026) sore. Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat” sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kebersamaan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut dipusatkan di depan Alun-alun Kota Bogor. Apel dihadiri unsur Forkopimda, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta perwakilan tokoh masyarakat dan budayawan se-Kota Bogor.
Suasana semakin khidmat ketika para peserta mengenakan ikat kepala merah putih. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Apel kebangsaan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi penegasan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kondusivitas, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Lima Poin Deklarasi Kebangsaan
Dalam kegiatan tersebut dibacakan Deklarasi Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat” yang memuat lima sikap bersama masyarakat Kota Bogor, yaitu:
Setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kedamaian Jawa Barat.
Merawat kebersamaan, kerukunan, dan toleransi dengan semangat silih asah, silih asih, silih asuh.
Menolak hoaks, provokasi, intoleransi, narkoba, kekerasan, serta segala bentuk tindakan yang dapat memicu perpecahan.
Bersama membangun Jawa Barat yang aman, damai, tertib, dan sejahtera.
Deklarasi tersebut kemudian ditutup dengan pekik semangat bersama:
“JAGA PERSATUAN! RAWAT KEBERSAMAANNYA! JAGA KAMTIBMASNYA! RAWAT JAWA BARATNYA!”
Pimpinan Daerah dan Tokoh Masyarakat Teken Deklarasi
Sebagai bentuk komitmen nyata, para pimpinan daerah, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat turut menandatangani naskah Deklarasi Kebangsaan.
Dari unsur Forkopimda, tampak penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Ketua DPRD Kota Bogor Dr. Adityawarman, Dandim 0606 Kol. Kav. Gan Gan, serta Plh. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Budhi B. Pratidina.
Sementara itu, perwakilan masyarakat yang turut menandatangani deklarasi antara lain Ormas Bersatu Kota Bogor, KNPI Kota Bogor, MUI Kota Bogor, FKUB Kota Bogor, dan Basolia Kota Bogor.
Kapolresta: Kebersamaan Harus Terus Dirawat
Usai kegiatan, Plh. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Budhi B. Pratidina menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Intinya untuk ke depan kita merawat kebersamaan. Berbeda-beda, tetapi kita bersatu. Tiga pilar, TNI, Polri, dan Pemda, siap menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polresta Bogor Kota agar tetap kondusif,” tegasnya.
Pesan senada disampaikan Dandim 0606 Kol. Kav. Gan Gan. Ia mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi bohong maupun provokasi yang dapat mengganggu persatuan.
“Kita negara yang antihoaks, antiprovokasi. Kita harus kuat dari bawah. Solid mulai dari masyarakat paling bawah sampai pemerintah daerah, TNI, dan Polri,” ujarnya.
Melalui Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat”, Kota Bogor menunjukkan bahwa menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, aman, dan damai.
(Kaperwil: Niko Yj)


