Merangin Newslan.id ā Bau menyengat dan air sungai yang mendadak berubah warna menjadi hitam pekat kini jadi 'makanan' sehari-hari warga Rejosari. Dugaannya tak main-main: PT KMB diduga kuat sengaja menggelontorkan limbah secara ugal-ugalan ke Sungai Gedang tanpa memikirkan nasib lingkungan dan masyarakat sekitar.
Kondisi yang kian mencekik ini memantik amarah warga. Salah satu akun warga lokal, @TinaSawitri.28, meluapkan keputusasaannya di media sosial. Ia menuturkan bagaimana kebun dan ruang hidupnya rusak akibat kelakuan tidak bertanggung jawab perusahaan tersebut.
"Lah ini kan kebunku... Setiap hari PT itu buang limbah, enggak pagi enggak siang, pokoknya tiap jam dia buang limbah! Sampai-sampai kami punya ternak enggak berani kasih minum buat sapi, airnya hitam!" tulis Tina dalam komentarnya yang viral.
Ternak Haus, Alam Sekitar Ringsek!
Ungkapan jeritan Tina bukan sekadar kata-kata. Ini adalah fakta pahit bahwa dugaan pencemaran Sungai Gedang sudah melampaui batas toleransi. Air sungai yang dahulunya menjadi sumber kehidupan, kini justru menjadi racun yang menakutkan. Warga bahkan tak berani lagi memberi minum hewan ternaknya sendiri karena takut mati mendadak.
Pertanyaannya sederhana namun menohok: Di mana nurani pimpinan PT KMB? Apakah keuntungan finansial perusahaan harus dibayar mahal dengan kerusakan ekosistem dan penderitaan rakyat kecil?
Aparat Hukum & Dinas Lingkungan Hidup: Jangan Cuma 'Tidur'!
Gaya buang limbah "tiap jam" tanpa kenal waktu pagi dan siang membuktikan betapa pongahnya dugaan operasional PT KMB di lapangan. Seolah-olah, aturan hukum dan regulasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) hanya dijadikan hiasan di atas kertas.
Masyarakat kini mempertanyakan ketegasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Aparat Penegak Hukum (APH) setempat. Haruskah menunggu sapi-sapi warga mati bergelimpangan atau timbul korban jiwa dari penyakit berbahaya dulu baru ada tindakan tegas?
Masyarakat Rejosari tidak butuh janji manis atau diplomasi meja makan. Warga menuntut:
Audit Total & Transparan terhadap saluran pembuangan limbah PT KMB.
Uji Sampel Air Sungai Gedang secara independen di hadapan publik.
Sanksi Tegas dan Penghentian Operasional jika PT KMB terbukti melakukan kejahatan lingkungan!
Newslan.id akan terus mengawal dan menyuarakan kasus ini hingga keadilan benar-benar berdiri tegak di Rejosari. Jangan biarkan sungai kami mati demi pundi-pundi rupiah pengusaha! (Tim Redaksi Newslan.id)



