NEWSLAN.ID | SOLOK SELATAN ā Pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak di Kabupaten Solok Selatan (Solsel) tahun 2026 kini memasuki tahapan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Wali Nagari. Puncak pemungutan suara Pilwana Serentak se-Solok Selatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026.
Memasuki hari kelima pendaftaran, tercatat sebanyak 16 dari 39 Nagari di Solsel telah melaporkan daftar Balon Wali Nagari yang mendaftar ke Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pemerintahan Nagari (Kabid Pemnag) Dinsos PMD/N Solsel, Joni Pardilo, S.P., M.Si., saat dikonfirmasi wartawan Newslan.id, Kamis (6/8/2026).
"Pihaknya berharap kepada seluruh P2WN Pilwana Serentak di setiap nagari agar dapat menyampaikan laporan hasil kegiatan pendaftaran Balon Wali Nagari setiap hari. Dengan begitu, persentase data Balon yang akan bertarung dapat segera dilaporkan kepada pimpinan," ujar Joni.
Joni menambahkan, terkait Data Pemilih Tetap (DPT) di setiap nagari, proses pendataan oleh P2WN sudah rampung. Tahapan selanjutnya tinggal menunggu proses pencetakan surat suara.
Selain persiapan teknis, Pemerintah Daerah (Pemda) Solsel melalui Dinsos PMD/N juga telah berkoordinasi dengan Polres Solok Selatan guna menjamin pengamanan selama seluruh rangkaian tahapan Pilwana berlangsung.
Nagari Sako Selatan Pasia Talang: 7 Orang Ambil Formulir
Sementara itu, Ketua P2WN Nagari Sako Selatan Pasia Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Junedi, didampingi Sekna Sako Selatan Pasia Talang, Sri Eminda, memberikan keterangannya usai kegiatan Vaksinasi Rabies Hewan Penular Rabies (HPR), Rabu (5/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada 7 orang Balon yang mengambil formulir pendaftaran. Namun, baru 1 orang yang resmi mengembalikan formulir dan mendaftar.
"Balon yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran baru satu orang, yaitu Wahdiarson (Andi Tuk). Beliau mendaftar di hari pertama pendaftaran pada Sabtu (1/8/2026) dengan diantar oleh beberapa pendukungnya," jelas Junedi.
Junedi menambahkan, pihaknya baru akan melaporkan rekapitulasi data pendaftar secara menyeluruh ke dinas terkait setelah masa pendaftaran berakhir.
"Rencananya, seluruh berkas dan data pendaftaran baru akan kami sampaikan ke dinas setelah batas akhir pendaftaran pada 9 Agustus 2026 mendatang," tutupnya.
Reporter: Adhi Z



