PESISIR SELATAN NEWSLAN.ID ā Pembangunan sektor dasar dan perlindungan generasi muda di Kabupaten Pesisir Selatan berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Berdasarkan data evaluasi pendidikan tingkat provinsi Sumatra Barat, capaian akademik jenjang SD dan SMP di Pesisir Selatan terpuruk di peringkat ke-18 atau posisi terbawah se-Sumbar.
Capaian pendidikan yang berada di titik nadir ini dinilai sebagai dampak dari terabaikannya pengembangan kapasitas SDM secara terstruktur selama beritahun-tahun. Kerapuhan sosial ini makin diperparah oleh meluasnya peredaran gelap narkoba hingga ke tingkat nagari, di mana penangkapan oleh aparat kepolisian terjadi hampir setiap pekan.
"Pesisir Selatan tidak butuh pencitraan seremonial, melainkan pembenahan total atas kepemimpinan yang gagal menjaga integritas dan merusak masa depan pendidikan," ujar narasi kritis warga setempat.
Kondisi tersebut kian dipicu oleh pola pembangunan daerah yang dinilai tidak merata dan diskriminatif. Alokasi pembangunan ditengarai lebih banyak berbasis pada peta suara dukungan politik ketimbang kebutuhan riil masyarakat, sehingga memperlebar jurang ketimpangan sosial di wilayah Pesisir Selatan.
Tim


