TEBO, NEWSLAN.ID – Aroma kebocoran operasi kembali menjadi sorotan publik. Razia terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sungai Batanghari, Kabupaten Tebo, menuai tanda tanya besar setelah aparat hanya menemukan dua rakit saat operasi berlangsung.
Padahal, beberapa waktu sebelumnya beredar luas video yang memperlihatkan puluhan bahkan diduga ratusan rakit PETI beroperasi secara terang-terangan di lokasi yang sama. Perbedaan kondisi itu memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa informasi razia telah lebih dahulu bocor ke tangan para pelaku.
"Kalau sebelumnya rakitnya begitu banyak, kenapa saat razia tinggal dua? Ke mana yang lainnya? Jangan-jangan sudah ada yang memberi tahu," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Kecurigaan publik bukan tanpa alasan. Fenomena "rakit menghilang" setiap kali operasi penertiban dilakukan telah berulang kali menjadi pembicaraan masyarakat. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap praktik PETI yang selama ini merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat di sepanjang Sungai Batanghari.
Di sisi lain, pihak kepolisian membantah adanya keterlibatan oknum dalam dugaan kebocoran informasi. Polisi menegaskan akan menindak tegas siapa pun apabila ditemukan bukti adanya anggota yang bermain mata atau membocorkan rencana operasi kepada pelaku.
Namun demikian, publik kini menunggu pembuktian, bukan sekadar pernyataan. Bila setiap razia selalu berakhir dengan lokasi yang telah kosong, maka wajar jika masyarakat mempertanyakan sejauh mana keseriusan pemberantasan PETI.
NEWSLAN.ID menilai, dugaan kebocoran operasi ini perlu diaudit secara menyeluruh. Jika benar ada oknum yang menjadi "mata dan telinga" para pelaku PETI, maka persoalan ini bukan lagi sekadar tambang ilegal, melainkan dugaan pengkhianatan terhadap penegakan hukum itu sendiri.
NEWSLAN.ID akan terus mengawal perkembangan kasus ini. Jika aparat yakin tidak ada kebocoran, maka pengusutan secara transparan justru menjadi langkah terbaik untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.
Catatan Redaksi: Dugaan kebocoran operasi masih berupa dugaan yang berkembang di tengah masyarakat. Aparat kepolisian telah membantah adanya keterlibatan oknum dan menyatakan akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran. NEWSLAN.ID menjunjung asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait.(Redaksi)



