Newslan-id Jakarta. Pengadaan 105 ribu pick up dan truk dari India untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih terus menuai sorotan.
Belakangan, DPR tak pernah menerima penjelasan terkait impor kendaraan tersebut.
Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam menyebut parlemen sebagai mitra kerja Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Pangan Nusantara tidak pernah diajak berbicara membahas pengadaan impor 105 ribu pick up.
"Kami tidak pernah sekalipun mendapatkan penjelasan dalam rapat mengenai rencana impor dalam skala sebesar ini," kata legislator fraksi PDI Perjuangan itu melalui layanan pesan, Jumat (27/2).
Anam mengaku terkejut setelah mendengar dan membaca pemberitaan rencana impor 105 ribu pick up dari India.
"Kami kaget tiba-tiba tahu dari media mereka impor 105 ribu pick up," ujarnya.
Anam melanjutkan impor 105 ribu unit kendaraan bukan transaksi biasa. Ini keputusan strategis yang berdampak luas, baik ke industri otomotif nasional, lapangan kerja, UMKM, hingga APBN.
"Pertanyaannya, kenapa DPR sebagai mitra pengawas tidak pernah diajak bicara? Kepada siapa Agrinas bertanggung jawab? Atas perintah siapa dan untuk kepentingan siapa yang bahkan user yang akan menggunakannya tidak tahu," tanya Anam
Sumber: Jppn




