Newslan-id Tanjung Pinang. Mudik Lebaran idul Fitri 1447 H / 2026 Masehi kali imi Masyarakat provinsi kepulauan Riau merasa kesulitan untuk mendapatkan tiket kapal roro rute Telaga Punggur ( batam ) ke Mengakapan ( buton Riau dan Trlaga Punggur ( batam ) ke Kuala Tungkal Jambi. Tanjungpinang, 10/3/2026.
Banyak pengaduan masyarakat ke MTI Wilayah Kepri terhadap kesulitan untuk mendapatkan tiket jelang lebaran idul fitri 1447 H /2006 ini.
Menurut Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, aparatur pemerintah dan stake holder terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang hendak mudik lebaran 2026 ini ,masyarakat merasa aman dan nyaman dalam bepergian.
Masyarakat berbayar alami kesulitan, bahkan diperas saat hendak mudik.
Laporan yang masuk ke MTI wilayah Kep. Riau, banyak masyarakat berkeluh kesah terkait sulitnya mendapatkan tiket kapal roro rute Punggur - Mangkapan (Buton) Riau. Dan Punggur - Kuala Tungkal (Jambi).
Sistem pembelian e-tiketting melalui frizy sulit diakses.
Masyarakat stanby menunggu, namun di saat frizy buka ternyata tiket langsung habis.
Siapa yang mem booking bisa langsung habis?
Kenapa baru dibuka bisa langsung habis?
Jika tak ada permainan ,tentu tidak akan terjadi. Seharusnya jika penjualan tiket sudah online , tidak ada lagi agen-agen atau calo menjual tiket.
Terkesan sistematis terstruktur dan masif, tiket online habis, namun dugaan melalui calo atau agen. Jika demikian buat apa sistem pembelian toket Ferizy tersebut diadakan.
Informasi yang kami dapatkan masyarakat hendak membeli melalui calo tiket tersebut selalu ada, baik untuk perorangan, sepeda motor maupun mobil.
Namun harga yang dijual jauh di atas harga yang sudah ditetapkan.
Ada masyarakat mengatakan tarif mobil dijual seharga Rp 2,9 juta, sementara harga standar hanya Rp 1,948,000, besar sekali.mereka meraup keuntungan.
Para calo mencari kesempatan dalam kesempitan, di saat masyarakat butuh hendak mudik .
Kami menduga dan mensinyalir adanya permainan antara pihak operator dengan agen atau calo.
Ini pengkhianatan terhadap masyarakat dan bertentangan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Berharap agar Polda KEPRI dapat mengawasi penjualan tiket kapal roro di Pelabuhan Telaga Punggur tersebut dan tindak tegas para oknum operator dan calo yang menyengsarakan masyarakat.
*Syaiful*, Ketua MTI Wilayah Kepulauan Riau







